UU Penyiaran Digugat, Youtuber Macan Idealis

UU Penyiaran Digugat, Youtuber Macan Idealis

UU Penyiaran Politikus Vasco Ruseimy yang juga mempunyai channel YouTube, menyindir gugatan UU Penyiaran oleh RCTI dan iNews. Pemilik channel ‘Macan Idealis’ ini mempertanyakan motif dibalik gugatan tersebut. “Kalau saya melihatnya gini, apa motif di balik ini semua, apakah RCTI itu merasa tersaingi oleh social media. Atau apakah RCTI punya social media juga yang mirip seperti YouTube yang belum bisa menyaingi YouTuber,” kata Vasco ketika dihubungi, Kamis (27/8/2020). Vasco mengatakan YouTube ataupun media sosial menjadi fasilitas masyarakat untuk bersuara. Dia menyebut pembatasan sama saja dengan zaman penjajahan.
“Kalau rakyat kita ini dibatasi untuk bersuara di social media, itu apa bedanya dengan zaman penjajahan, kalau memang kita dibatasi. Sebenarnya dengan adanya social media ini, ada fasilitas untuk menyuarakan sesuatu, dengan adanya social media kita bisa membantu yang juga bisa didengar langsung oleh para kepentingan kekuasaan,” ujarnya.

UU Penyiaran digugat oleh RCTI

Vasco yang kini punya 782 ribu subscribers ‘Macan Idealis’ heran kenapa RCTI menggugat UU Penyiaran dan meminta YouTube hingga Netflix tunduk. “Apa RCTI takut kalah bersaing dengan social media, ini kan sebenarnya dapat memacu untuk bisa memberikan informasi lebih cepat dengan datang betul-betul lebih faktual, orang juga kan sudah paham, kalau masalah hoax itu kan orang Indonesia sudah cerdas,” tuturnya. Sebelumnya, RCTI dan iNews menggugat UU Penyiaran ke Mahkamah Konstitusi (MK). Keduanya meminta setiap siaran yang menggunakan internet, seperti YouTube hingga Netflix tunduk pada UU Penyiaran. Bila tidak, RCTI-iNews khawatir muncul konten yang bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila. Hal itu terungkap dalam permohonan judicial review yang dikutip detikcom dari website MK, Kamis (27/8/2020). Permohonan itu ditandatangani oleh Dirut iNews TV David Fernando Audy dan Direktur RCTI Jarod Suwahjo. Mereka mengajukan judicial review Pasal 1 ayat 2 UU Penyiaran yang berbunyi:
Penyiaran adalah kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran.
“Bahwa apabila ketentuan Pasal 1 angka 2 UU Penyiaran tidak dimaknai mencakup penyiaran menggunakan internet, maka jelas telah membedakan asas, tujuan, fungsi dan arah penyiaran antar penyelenggara penyiaran. Konsekuensinya bisa saja penyelenggara penyiaran yang menggunakan internet tidak berasaskan Pancasila, tidak menjunjung tinggi pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945, tidak menjaga dan meningkatkan moralitas dan nilai-nilai agama serta jati diri bangsa,” demikian bunyi alasan judicial review RCTI-iNews TV dalam berkas itu.

JagoOnline88

Berbagi itu indah, maka dari itu JagoOnline88 sebagai situs jago judi online terpercaya ingin sekali berbagi informasi kepada member-member. Demikian info tentang UU Penyiaran yang sedang marak, nah lebih baik bermain judi online lebih nyaman dan aman. Ayo mari bergabung bersama JagoOnline88 dan rasakan sensasi permainan yang mengasyikan dengan hanya deposit sebesar IDR 10.000,-. Untuk pendaftaran dapat diakses dengan mudah dengan klik REGISTER. Untuk informasi seputar dunia perjudian online mau pun offline bisa cek di info-jagoonline88.com.Silahkan share ke teman-teman anda jika anda menyukai artikel ini. Thankyou for reading.

One Reply to “UU Penyiaran Digugat, Youtuber Macan Idealis”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *