Kasus Covid 19 terus meningkat di Pasar

Kasus Covid 19 terus meningkat di Pasar

kasus covid 19

Jumlah kasus Covid-19 di pasar terus bertambah. Per 20 Juni 2020, sebanyak 701 pedagang di 129 pasar dinyatakan positif Covid-19. Adapun 32 pedagang meninggal akibat Covid-19. Jumlah pedagang pasar yang tertular Covid-19 meningkat. Kenaikan kasus covid 19  ini mesti disikapi pemerintah melalui penyesuaian kebijakan penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan kebiasaan dan budaya yang dimiliki pasar tradisional. Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi) Abdullah Mansuri memaparkan, per 20 Juni 2020, sebanyak 701 pedagang di 129 pasar tradisional positif Covid-19. Adapun 32 pedagang meninggal akibat Covid-19.

”Kami melihat pemerintah belum fokus menangani pasar tradisional yang berpotensi menjadi salah satu kluster penularan Covid-19. Padahal, pasar tradisional merupakan salah satu pusat ekonomi kerakyatan,” katanya saat dihubungi. Sebelumnya, per 15 Juni 2020, berdasarkan data Ikappi, 573 pedagang di 110 pasar tradisional tertular Covid-19. Dengan demikian, dalam lima hari, peningkatan jumlah pedagang pasar yang terjangkit mencapai 22,3 persen. Saat ini, kata Mansuri, mayoritas pedagang pasar tidak difasilitasi tirai plastik atau partisi di lapak atau kios mereka untuk membatasi dengan konsumen. Penambahan fasilitas cuci tangan juga belum ada di pasar tradisional. Oleh sebab itu, Mansuri berharap pemerintah daerah memanfaatkan APBD untuk menambah fasilitas cuci tangan dan tirai plastik di pasar. Dia juga berharap kelompok sukarelawan turun langsung ke pasar untuk menyosialisasikan dan membantu protokol kesehatan ditegakkan.

Kasus covid 19 dikarenakan pasar yang tidak didesain utuk Social Distancing 

Bayu menilai, protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di pasar tradisional tetap harus ditegakkan. Untuk itu, pengelola pasar, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah mesti berupaya ekstra. Misalnya dengan menambah jumlah petugas yang berjaga di pintu masuk untuk mengatur dan memantau orang yang datang ke pasar tradisional. Dengan demikian, kata Bayu, organisasi swadaya masyarakat, filantoropi, ataupun pengurus dana tanggung jawab sosial perusahaan perlu turut turun tangan. Bantuan dari mereka dapat berupa masker gratis yang siap dibagikan setiap hari untuk pengunjung dan pedagang pasar. Seperti, partisi bagi pedagang pasar, pengadaan fasilitas cuci tangan, penyediaan termometer, serta tenaga untuk mengawasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan menyosialisasikannya setiap hari.

Syarat Operasional selama pemulihan kasus covid 19

Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Perdagangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan pada Masa Pandemi Covid-19 dan Normal Baru. Surat ini memuat syarat operasional bagi pasar rakyat sebagai salah satu tempat aktivitas perdagangan. Salah satu syarat untuk mengatasi kasus covid 19  adalah jarak antar pedagang mesti minimal 1,5 meter sehingga perlu pengaturan sistem giliran untuk berjualan. Selain itu, pengunjung yang masuk dibatasi hingga 30 persen dari kapasitas dan mesti mengantre terlebih dahulu dengan jarak minimal 1,5 meter. Bayu berpendapat, sistem bergiliran mestinya dibagi berdasarkan blok atau jenis produk yang dijual pedagang pasar. ”Misalnya, penjual yang ada di blok daging, sayur, dan pakaian diatur hingga masing-masing berjumlah 50 persen dari kapasitas di area blok tersebut,” ujarnya.

Pasar menjadi kluster penularan Covid 19

Secara jangka menengah dan panjang, program revitalisasi pasar pemerintah pusat mesti memperhatikan aspek bangunan dan desain yang mampu menghadapi pandemi penyakit. Berkaca dari pengalamannya sebagai Ketua Pelaksana Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan menghadapi Pandemi Influenza, Bayu menilai, pasar tradisional di Indonesia menjadi salah satu kluster penularan penyakit pandemi, termasuk flu burung dan Covid-19. Sebelumnya, Ketua Centre for Health Economics and Policy Studies Hasbullah Thabarany menyarankan pemerintah daerah untuk berkomunikasi dengan tokoh masyarakat yang berpengaruh di tiap komunitas pedagang pasar tradisional. Tokoh ini berperan dalam menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan hingga menjadi kebiasaan bagi pedagang pasar. Selain itu, Hasbullah mengimbau pemerintah untuk menyiapkan bantuan langsung bagi pedagang pasar. Bantuan langsung ini merupakan bentuk kompensasi bagi pedagang pasar yang frekuensi berjualannya berkurang lantaran adanya sistem pergiliran.

JagoOnline88Berbagi itu indah, maka dari itu JagoOnline88 sebagai situs jago judi online terpercaya ingin sekali berbagi informasi kepada member-member. Demikian info tentang kasus covid 19 yang meningkat. Yuk, daripada Corona  yang sedang marak akan lebih baik jika anda bermain judi online, lebih nyaman dan aman. Ayo tunggu apa lagi, mari bergabung bersama JagoOnline88 dan rasakan sensasi permainan yang mengasyikan dengan hanya deposit sebesar IDR 10.000,-. Untuk pendaftaran dapat diakses dengan mudah dengan klik REGISTER. Untuk informasi seputar dunia perjudian online mau pun offline bisa cek di info-jagoonline88.com Silahkan share ke teman-teman anda jika anda menyukai artikel ini. Thankyou for reading.

One Reply to “Kasus Covid 19 terus meningkat di Pasar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *