Kecelakaan maut akibat mabuk

Kecelakaan maut akibat mabuk

  kecelakaan maut Kecelakaan maut menewaskan seorang pria bernama Andre Njotohusodo (51) di Karawaci, Kota Tangerang. Sang pengemudi, seorang wanita bernama Aurelia Margaretha Yulia (26) disebut-sebut tengah mabuk saat berkendara. Kasat Lantas Wilayah Metro Tangerang Kota AKBP Agung Pitoyo mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan Aurelia Margaretha sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut. Aurelia Margaretha juga ditahan polisi karena dinilai dengan sengaja berkendara dengan cara membahayakan. Maka dari itu Aurelia di masukan ke sel dan di tahan. Aurelia di tahan karena terjerat dengan Pasal 311 Undang-Undang No 22 Tahun 2009. Dikarenakan tersangka dianggap dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara yang membahayakan. Pasal 311 UU Lantas memberikan ancaman pidana 12 tahun karena dianggap dengan sengaja. Karena bagi pengendara mereka dituntut untuk tahu bahwa keadaan habis minum alkohol dan mengemudikan sambil bawa HP itu dapat membahayakan nyawa orang lain.

Korban Kecelakaan Maut

Perisitiwa tersebut terjadi pada Minggu 28 Maret 2020. Saat itu, Andre (korban) dan anaknya yang berusia 15 tahun sedang joging sambil membawa anjingnya di sekitar Perumahan Lippo Karawaci, Kota Tangerang. Tiba-tiba, datang mobil Honda Brio yang dikemudikan Aurelia Margaretha, melaju di lokasi. Mobil tersebut tiba-tiba menyeruduk korban dari belakang hingga terpental ke trotoar. “Itu korban kecelakaan maut kan sedang jogging sama anaknya usia 15 tahun, bawa anjingnya juga. Bersama dengan bapaknya, anjingnya pun meninggal.

Penyebab

Polisi menyebutkan bahwa Aurelia Margaretha dalam kondisi mabuk saat berkendara. Diketahui, saat itu Aurelia baru pulang dari sebuah restoran Korea dan meminum soju bersama temannya. Lalu selesai makan mereka pulang ke rumah masing-masing. Aurelia Margaretha melaju mobilnya dengan kecepatan tinggi diperkirakan mencapai 50-60 km/jam karena sampai airbag-nya pun keluar sehingga menyebabkan kecelakaan maut. dan seharusnya batas kecepatan di lingkungan perumahan maksimal 30 km/jam.

Kecelakaan maut berujung penganiayaan

Beberapa saat setelah menabrak korban, Aurelia Margaretha tidak keluar dari mobil. Sementara istri korban yang mengetahui suaminya tergeletak langsung mendatangi pelaku. Dalam keadaan emosi, istri korban meminta pertanggung jawaban dari Aurelia. Namun Aurelia tidak menyadari bahwa dirinya baru saja menabrak korban. Pelaku mengira dia hanya menabrak pohon. Maka pelaku tidak menerima dan terjadilah percekcokan sehingga pelaku pun menganiaya istri korban. Berbagi itu indah, maka dari itu JagoOnline88 sebagai situs jago judi online terpercaya ingin sekali berbagi informasi kepada member-member dan kalian semua demi menciptakan dunia yang aman, nyaman dan tentram.Demikian Informasi tentang Kecelakaan Maut akibat mabuk. Ayo tunggu apa lagi, mari bergabung bersama JagoOnline88 dan rasakan sensasi permainan yang mengasyikan dengan hanya deposit sebesar IDR 10.000,-. Untuk pendaftaran dapat diakses dengan mudah dengan klik REGISTER. Untuk informasi seputar dunia perjudian online mau pun offline bisa cek di info-jagoonline88.com Silahkan share ke teman-teman anda jika anda menyukai artikel ini. Thankyou for reading.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *