Makanan Anti Corona, Mitos atau Fakta?

Makanan Anti Corona, Mitos atau Fakta?

makanan anti corona

Pandemi virus Corona melanda seluruh dunia. Informasi soal makanan anti corona inipun bermunculan. Ini beberapa mitos dan faktanya. Meski sudah tersebar di ratusan negara dan menelan jutaan korban hingga saat ini belum ada obat dan vaksin virus COVID-19. Satu-satunya cara bertahan adalah dengan menjaga imunitas tubuh lewat makanan. Karenanya banyak bersliweran informasi makanan anti corona tersebut. Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui biro media memberikan banyak klarifikasi soal informasi makanan dan obat herbal yang disebut-sebut ampuh atasi virus COVID-19. Banyak juga orang di dunia percaya bahwa virus bisa menyebar melalui makanan. Padahal sudah ditegaskan WHO hal tersebut tidak benar.

Makanan anti Corona, Mitos atau Fakta?

1. Merica

Mitos :Manambahkan merica bubuk dalam makanan bisa mencegah virus Corona. Fakta : Tidak benar. Pedas atau panasnya merica atau lada tidak dapat mencegah apalagi menyembuhkan dari virus Corona.

2. Air

Mitos : Minum air banyak tiap 15 menit dapat membrsihkan virus Corona. Fakta : Tidak ada bukti minum banyak air dapat mngusir virus Corona. Tetapi WHO merekomendasikan konsumsi air secukupnya untuk menjaga kesehatan. 3. Lemon dan Kunyit

Mitos : Lemon dan kunyit adalah makanan anti corona Fakta : Tidak ada bukti ilmiah jika jeruk lemon dan kunyit bisa mencegah corona. Tetapi secara umum WHO menganjurkan orang untuk mengonsumsi cukup buah dan sayuran untuk menjaga pola makan sehat dan seimbang.

4. Es krim

Mitos : Makan makanan beku seperti es krim bisa menyebarkan virus corona. Fakta : Tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan jika makanan beku dan es krim yang diproduksi secara higienis bisa menyebarkan virus corona. 5. Bawang Putih

Mitos : Makan bawang putih bisa melindungi tubuh dari infeksi virus Corona. Fakta : Bawang putih merupakan bahan makanan sehat yang memiliki antimikroba. Tetapi tak ada bukti makan bawang putih bisa melindungi orang dari virus corona.

6. Daging Ayam

Mitos : Makan daging ayam bukanlah makanan anti corona  akan tetapi dapat menyebarkan Fakta : Makan daging ayam yang diolah higienis dan matang aman dan tidak menyebarkan virus corona.

7. Sayuran dan buah-buahan

Mitos : Sayuran dan buah-buahan perlu dicuci dengan sabun atau deterjen. Fakta : Bahan makanan segar harus dicuci dengan air bersih atau air mengalir. Sebaiknya cuci tangan dengan sabun sebelum mencuci buah dan sayuran. Sehingga bukan sayuran dan buah-buahan yang menjadi makanan anti corona  akan tetapi cara penyajiannya 8. Jus Pare

Mitos : Minum jus pare adalah makanan anti corona Fakta : Minum jus pare, meskipun pahit dan kaya nutrisi tidak bisa menyembuhkan dari virus corona.

9. Air garam dan cuka

Mitos : Makanan anti corona yang dimaksud disini adalah virus corona bisa dicegah dengan kumur air hangat yang dicampur garam dan cuka. Fakta : Meskipun banyak dilakukan orang, kumur-kumur dengan air hangat dengan tambahan garam dan cuka tak bisa cegah virus corona.

JagoOnline88

Berbagi itu indah, maka dari itu JagoOnline88 sebagai situs jago judi online terpercaya ingin sekali berbagi informasi kepada member-member. Demikian info tentang makanan anti corona. Dari pada panik memikirkan Corona yang sedang marak akan lebih baik jika anda bermain judi online, lebih nyaman dan aman. Ayo tunggu apa lagi, mari bergabung bersama JagoOnline88 dan rasakan sensasi permainan yang mengasyikan dengan hanya deposit sebesar IDR 10.000,-.

Untuk pendaftaran dapat diakses dengan mudah dengan klik REGISTER. Untuk informasi seputar dunia perjudian online mau pun offline bisa cek di info-jagoonline88.com Silahkan share ke teman-teman anda jika anda menyukai artikel ini. Thankyou for reading.


One Reply to “Makanan Anti Corona, Mitos atau Fakta?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *