New Normal Corona, Bagaimana Protokolnya ?

New Normal Corona, Bagaimana Protokolnya ?

new normal corona

 

Presiden Joko Widodo gencar mewacanakan hidup new normal corona atau berdamai dengan virus corona di waktu mendatang. Apa yang dimaksud hidup berdamai dengan covid-19 dan bagaimana protokolnya? Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan pelaksanaan protokol tatanan new normal corona.

Persiapan New Normal Corona

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan beberapa pesan utama kepada jajarannya. Pertama, yang berkaitan dengan puluhan ribu aparat TNI dan Polri yang diterjunkan di 4 provinsi dan 25 kabupaten kota menuju era new normal corona.

Jokowi meminta agar tatanan new normal corona yang sudah dipersiapkan Kementerian Kesehatan disosialisasikan secara masif kepada masyarakat agar menimbulkan kesadaran pentingnya menjalankan protokol tersebut. “Sehingga masyarakat tahu apa yang harus dikerjakan, seperti jaga jarak, gunakan masker, cuci tangan, dilarang berkerumun. Kalau itu dilakukan, sosialisasikan secara masif. Saya yakin kurva bisa kita turunkan di beberapa provinsi,” katanya.

Himbauan Pak Jokowi tentang New Normal Corona

“Apabila efektif, kita akan gelar perluas lagi ke provinsi yang lain,” kata Jokowi Sebelumnya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita mengungkapkan new normal corona kehidupan yang akan dijalankan seperti biasa ditambah dengan protokoler kesehatan. New normal dilakukan karena belum ditemukannya obat dan vaksin corona.

“Kita harus beradaptasi dengan aktivitas, dan bekerja, dan tentunya harus mengurangi kontak fisik dengan orang lain dan menghindari kerumuman serta bekerja, bersekolah dari rumah,” ujar Wiku. Wiku menambahkan masyarakat akan kembali hidup normal corona setelah vaksin ditemukan. “Seluruh dunia juga tidak tahu, karena virus ini, untuk vaksinnya belum ditemukan. Jadi, maka dari itu, sampai dengan vaksin belum ditemukan, kita harus bisa selalu berhadapan dengan virus ini,” terangnya.

Pemerintah sendiri melalui kemenko perekonomian telah kajian tentang new normal corona untuk memulihkan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam Raden Edi Prio Pambudi mengatakan skema ini tergantung dua hal. Yaitu kondisi kesehatan yang sudah membaik dan kepatuhan masyarakat untuk mematuhi dan menjalankan pola hidup baru menjaga kesehatan.

New Normal Corona akan dilakukan secara bertahap

  • Fase 1 (1 Juni 2020)
  • – Industri dan Jasa Bisnis ke bisnis (B2B) dapat beroperasi dengan social distancing, persyaratan kesehatan, jaga jarak (termasuk pakai masker)
  • – Toko, pasar, dan mall belum boleh beroperasi dikecualikan untuk toko penjual masker dan fasilitas kesehatan
  • – Sektor kesehatan full beroperasi dengan memperhatikan kapasitas sistem kesehatan
  • – Kegiatan lain sehari-hari outdoor, untuk dilarang berkumpul ramai (maksimal 2 orang di dalam sauatu ruangan), belum diperbolehkan olaharaga outdoor

 

  • Fase 2 (8 Juni 2020)
  • – Toko pasar, dan mall diperbolehkan pembukaan toko-toko tanpa diskriminasi sektor (protokol ketat). Meliputi pengaturan pekerjaan, melayani konsumen, dan tidak diperbolehkan toko dalam keadaan ramai.
  • – Usaha dengan kontak fisik (salon, spa, dan lain-lain) belum boleh beroperasi
  • – Kegiatan berkumpul ramai dan olahraga outdoor masih belum diperbolehkan.

 

Fase 3 untuk New Normal Corona (15 Juni 2020)

 

  • – Toko pasar, dan mall tetap seperti pada fase 2. Namun ada evaluasi untuk pembukaan salon, spa, dan lain-lain dengan protokol kebersihan ketat.
  • – Kegiatan kebudayaan diperbolehkan dengan menjaga jarak. Contoh kegiatan kebudayaan tersebut, antara lain pembukaan museum, pertunjukan naun dengan tidak adanya kontak fisik (tiket jual online), dan menjaga jarak.
  • – Kegiatan pendidikan di sekolah sudah boleh dilakukan, namun dengan sistem shift sesuai jumlah kelas
  • – Olahraga outdoor diperbolehkan dengan protokol new normal corona
  • – Sudah mulai mengevaluasi pembukaan tempat untuk pernikahan, ulang tahun, kegiatan sosial dengan kapasitas lebih dari 2 – 10 orang

 

  • Fase 4 (6 Juli 2020)
  • – Pembukaan kegiatan ekonomi new normal corona seperti di fase 3 dengan tambahan evaluasi.
  • – Pembukaan secara bertahap restoran, kafe, bar, tempat gym, dan lain-lain dengan protokol kebersihan yang ketat
  • – Kegiatan outdoor lebih dari 10 orang
  • – Travelling ke luar kota dengan pembatasan jumlah penerbangan
  • – Kegiatan ibadah (Masjid, Gereja, Pura, Vihara, dan lain-lain)sudah boleh dilakukan dengan jumlah yang dibatasi
  • – Kegiatan berksala lebih dari yang disebutkan masih terus dibatasi

 

  • Fase 5 (20 dan 27 Juli 2020)
  • – Evaluasi untuk Fase 4 dan pembukaan tempat-tempat atau kegiatan ekonomi lain dalam skala besar dalam rangka new normal corona
  • – Akhir Juli/Awal Agustus diharapkan sudah membuka seluruh kegiatan ekonomi, namun tetap mempertahankan protokol dan standar kebersihan dan kesehatan yang ketat
  • – Selanjutnya akan dilakukan evaluasi secara berkala, sampai vaksin bisa ditemukan dan disebarluaskan.

JagoOnline88

Berbagi itu indah, maka dari itu JagoOnline88 sebagai situs jago judi online terpercaya ingin sekali berbagi informasi kepada member-member. Demikian info tentang New Normal Corona. Yuk, daripada memikirkan Corona yang sedang marak akan lebih baik jika anda bermain judi online, lebih nyaman dan aman. Ayo tunggu apa lagi, mari bergabung bersama JagoOnline88 dan rasakan sensasi permainan yang mengasyikan dengan hanya deposit sebesar IDR 10.000,-.

Untuk pendaftaran dapat diakses dengan mudah dengan klik REGISTER. Untuk informasi seputar dunia perjudian online mau pun offline bisa cek di info-jagoonline88.com Silahkan share ke teman-teman anda jika anda menyukai artikel ini. Thankyou for reading.

 


One Reply to “New Normal Corona, Bagaimana Protokolnya ?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *